Kuliner

Lodho Ayam Kampung Tulungagung

Nasi Lodho Tulungagung, sebenarnya kuliner ini mirip dengan kare ayam, hanya saja ayamnya dipanggang/diasap terlebih dulu dan disajikan bersama nasi/tiwul (tiwul adalah nasi yang terbuat dari gaplek/singkong) dengan pelengkap gudhangan (kudapan) sayur-sayuran, namun dalam perkembangannya lebih banyak yang disajikan (warung kaki lima) serupa dengan kare ayam. Lodho Tulungagung dibedakan dalam 2 genre,yaitu Lodho kuah kental dan encer, kekentalannya berasal dari konsentrasi santan, biasanya rasanya pedas,ayamnya ayam kampung.

Langkah-langkah :

  1. Belah ayam dari bagian dada depan ke bawah, lalu bentangkan ayam hingga terbuka lebar.tp saya beli yg sudah potongan hehehe praktis  
  2. Lumuri garam dan bakar di atas bara api hingga setengah matang.  
  3. bumbu kasar:1 sdm merica butiran, tumbuk kasar
    1 sdm ketumbar, tumbuk kasar
    1 sdt jintan
    100 g cabai rawit
    1 jempol (3 cm) lengkuas, iris kasar
    3 batang serai, memarkan
    3 lembar daun jeruk purut
    2 lembar daun salam
    Tumis bumbu kasar hingga wangi.  
  4. Masukkan bumbu halus, aduk hingga wangi dan matang.
    bumbu halus:
    10 butir bawang merah
    10 siung bawang putih
    5 cm jari kunyit
    4 cm jahe
    2 cm kencur
    2 cabai merah keriting, rebus
    2 sdt garam  
  5. Tambahkan santan encer ke dalam tumisan. Didihkan.  
  6. Masukkan ayam bakar ke dalam wajan, tambahkan serai, daun salam, dan daun jeruk purut.  
  7. Teruskan masak dengan api kecil sampai mendidih.  
  8. Tambahkan santan kental. Teruskan masak lg dengan api kecil sampai kuahnya menjadi sangat kental (dalam bahasa Jawa disebut: mblondho).  
  9. Sebaiknya masakan ini disimpan semalam, dan dipanaskan kembali keesokan hari untuk disantap dengan nasi gurih (nasi uduk) dan urap sayur.

Soto Babat Daging Sapi

Soto Betawi merupakan salah satu kuliner khas Jakarta yang muncul sekitar tahun 1977-1978. Yang mempopulerkan dan pertama memakai kata Soto Betawi adalah penjual soto di THR Lokasari. Selain daging sapi, jeroan seperti paru, usus, dan babat juga digunakan sebagai bahan baku soto ini.

Kuah soto Betawi memiliki tekstur yang kental dan rasa yang gurih karena menggunakan santan. Rempah-rempah yang digunakan untuk membuat soto ini diantaranya adalah jintan, kemiri, ketumbar, dan pala. Soto ini biasa disantap dengan pelengkap emping, acar timun dan wortel, sambai cabai rawit, serta bawang goreng.

Cara Membuat Soto Babat Daging Sapi

  1. Langkah pertama adalah mencuci babat sapi yang akan digunakan. Prosesnya dengan merebus babat dengan air mendidih sampai kotorannya keluar. Tambahkan juga daun salam supaya baunya berkurang. Kalau masih kotor bisa disikat dengan dialiri air mengalir sampai benar benar bersih. Kalau babat yang teman teman beli sudah bersih silahkan langsung menuju ke langkah kedua.
  2. Siapkan panci bertekanan tinggi atau pressure cooker) dengan api sedang dan beri air bersih secukupnya. Rebus sampai airnya mendidih.
  3. Masukkan babat yang udah bersih, daun salam dan 2 lembar daun jeruk supaya bau khas nya hilang. Masak sampai babatnya empuk atau kurang lebih selama 30 menit (sampai terdengar bunyi dari pancinya). Kalau tidak ada panci tekanan tinggi, bisa juga memakai panci biasa dan tutup selama proses prebusannya (butuh waktu lebih lama, sekitar 1 jam).
  4. Angkat babatnya lalu potong potong kecil sesuai selera.
  5. Haluskan dan uleg bumbu soto babatnya, seperti kemiri, jahe, kunyit, merica, bawang putih dan beri garamnya sampai halus.
  6. Siapkan penggorengan ukuran agak besar dengan api sedang kecil dan tuang minyak sayur secukupnya.
  7. Masukkan bumbu soto yang sudah dihaluskan diatas, daun salam, daun jeruk, batang serai yang sudah dimemarkan, dan daun bawang yangs udah diiris iris lalu aduk aduk sampai tercium bau harum khas tumisannya.
  8. Masukkan babat sapi yangs udah direbus dan dipotong potong sebelumnya ke dalam penggorengan diatas lalu aduk audk kembali sampai bumbunya meresap dan tercium bau harum babatnya.
  9. Masukkan air bersih ke dalam penggorengan diatas secukupnya (kurang lebih sebanyak 1.3 liter) lalu aduk aduk kembali sampai mendidih dan babat sapinya benar benar benar empuk dan bumbu meresap ke dalamnya.
  10. Tambahkan garam dapur beryodium dan gula pasir kalau diperlukan kemudian aduk aduk kembali dan matikan apinya.
  11. Siapkan mangkok dan tuang soto babat diatas dengan diberi tambahan bahan pelengkap lainnya, seperti tomat, tauge matang, daun seledri, soon dan lainnya.

Ayam Geprek

Ayam Geprek adalah sajian makanan ayam goreng tepung dengan cara digeprek/ditumbuk dengan ulekan bersamaan dengan sambalnya hingga daging menjadi rata. Makanan khas kota Yogyakarta ini memang sudah dikenal oleh banyak masyarakat. Berbahan dasar ayam yang dilumuri tepung membuatnya menjadi ”crunchy” serta nikmat.

Langkah-langkah :

  1. Panaskan air 500ml, masukan ayam yang sudah dipotong, masukan bumbu yang sudah dihaluskan beserta daun sereh, daun salam, garam dan ketumbar bubuk. Aduk rata sampai ayam meresap.  
  2. Panaskan wajan pertama, goreng ayam yang sudah di ungkep hingga matang.  
  3. Panaskan wajan ke dua, masukan bumbu sambal, cabai rawit, cabai campur, bawang merah, bawang putih dan tomat. Tumis hingga harum lalu tiriskan.  
  4. Ulek bumbu sambal yang sudah matang, tambahkan garam dan gula dan jeruk nipis. (Ulek sesuai selera halus /kasar)  
  5. Masukan ayam yang sudah digoreng ke cobek, geprek bersamaan dengan bumbu ulek hingga bumbu cabai menyatu.  
  6. Ayam geprek siap disajikan.  

Rujak Cingur

Rujak Cingur adalah salah satu makanan tradisional yang terbuat dari campuran bahan seperti mentimun, cingur, kangkung, nanas dan lain – lain. Makanan satu ini sangat kaya akan campuran bahan, karena di dalamnya tedapat beberapa sayuran, buah – buahan, dan bahan lainnya. Rujak Cingur ini merupakan salah satu makanan tradisional yang sangat terkenal di Jawa Timur, terutama daerah Surabaya.

Cara Membuat Bumbu Dan Meracik Rujak Cingur :

  1. Masukkan kacang tanah, garam, terasi, irisan pisang klutuk muda, cabe rawit dan gula merah kedalam cobekan batu, uleg sampai hampir halus.
  2. Kemudian tambahkan kedua jenis petis dan air asam, uleg kembali sambil  dituangi air matang sedikit demi sedikit sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.
  3. Setelah bumbu halus dan siap, masukkan semua bahan rujak seperti tempe goreng, tahu goreng, menjes, cingur goreng, mentimun, dan buah-buahan yang sebelumnya diiris-iris – masing-masing 5 iris atau sesuai selera.
  4. Aduk sebentar dengan ulegan agar bumbu tercampur rata.
  5. Tambahkan beragam sayuran/kulupan dan irisan lontong .
  6. Aduk sebentar. Sajikan, bisa ditambahkan kerupuk jika suka.

Getuk Lindri

Gethuk adalah makanan ringan yang terbuat dengan bahan utama ketela pohon atau singkong. Getuk merupakan makanan yang mudah ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pembuatan getuk diawali dengan singkong dikupas kemudian kukus atau perebusan, setelah matang kemudian ditumbuk atau dihaluskan dengan cara digiling lalu diberi pemanis gula dan pewarna makanan. Untuk penghidangan biasanya ditaburi dengan parutan buah kelapa.

Cara Membuat Getuk Lindri
1. kupas kulit singkong lalu dicuci dengan air sampai benar-benar bersih
2. potong-potong singkong yang sudah dicuci bersih sesuai selera
3. setelah itu, rebus singkong dalam air yang mendidih sampai benar-benar matang dan empuk, angkat dinginkan
4. haluskan singkong rebus dengan cara ditumbuk
5. masukkan gula pasir dan garam lalu uleni dengan tangan samapi tercampur rata
6. bagi adonan singkong menjadi beberapa bagian lalu beri tetesan pewarna secukupnya ( sesuai selera ), aduk rata
7. cetak adonan singkong yang sudah diberi pewarna dengan cetakan getuk lindri, sisihlan sejenak
8.campurkan kelapa parut dengan garam, aduk hingga merata kemudian dikukus sebentar
9. sajikan getuk lindri dengan ditaburi kelapa parut
10. Getuk singkong yang empuk dan kenyal siap untuk dinikmati